WELCOME TO MY BLOG

WELCOME TO MY BLOG

Rabu, 05 Januari 2011

Kecurangan Auditor dalam Audit


Kecurangan audit
Kecurangan harus dibedakan dengan kesalahan
         Kesalahan (error) dapat dideskripsikan sebagai suatu yang tidak disengaja dan ini dapat terjadi dalam setiap tahap pengelolaan transaksi
         Kecurangan (fraud) adalah kesalahan yang disengaja
Auditor tertarik pada pencegahan, deteksi dan pengungkapan kesalahan karena alasan:
    1. Eksistensi kesalahan dapat menunjukkan  bahwa catatan akuntansi kliennya tidak dapat dipercaya
    2. Apabila pengujian ketaatan (compliance test) menunjukkan sejumlah kesalahan, auditor tidak dapat mempercayai pengendalian intern
    3. Apabila kesalahan cukup material, dapat mempengaruhi kebenaran(truth), dan kewajaran(fairness) atas laporan keuangan.
Kecurangan (fraud) digunakan untuk berbagai perbuatan dosa termasuk:
    1. Kecurangan dengan cara penipuan untuk mendapatkan keuntungan keuangan yang ilegal
    2. Pernyataan salah yang disengaja dalam penghilangan jumlah atau pengungkapan dari catatan akuntansi atau laporan keuangan
    3. Pencurian (theft)
Penyebab terjadinya kecurangan
         Penyebab umum;
        Penyembunyian (concealment)
        Kesempatan / peluang
        Motivasi
        Daya tarik
        Keberhasilan
         Penyebab sekunder
        Pengendalian yang lemah
        Hubungan antara pemberi kerja dengan pekerja jelek
        Balas dendam (revenge)
        Tantangan (challenge)
Beberapa contoh yang mengungkap ketidakberesan
        Modal kerja yang tidak cukup
        Perputaran yang cepat dalam posisi keuangan
        Biaya perjalanan yang berlebihan
        Pemindahan dana antar divisi atau afiliasi
        Perubahan auditor luar
        Biaya konsultan yang berlebihan
        Ratio finasial menurun
        Benturan kepentingan
        Penurunan kinerja
        Kesulitan penagihan
        Laporan terlambat
        Pengendalian manajemen oleh sedikit orang, dsb
Karakteristik Pribadi
Beberapa prilaku pribadi yang memerlukan pengamatan ketat:
         Hutang pribadi / kerugian keuangan yang besar
         Biaya hidup mahal
         Perjudian
         Investasi yang besar
         Masalah pribadi
         Hubungan yang dekat dengan pelanggan
         Kerja lembur yang berlebihan
         Cuti yang berlebihan
         Perasaan dibayar tidak sebanding dengan tanggung jawabnya, dsb
Praktik praktik kecurangan yang umum:
        Tidak mencatat pendapatan
        Menyembunyikan penagihan piutang
        Pencurian material
        Pengalihan sekuritas
        Pemalsuan dokumen pengeluaran
        Penyalahgunaan dana kas kecil
Kecurangan dan tanggung jawab auditor
         Pencegahan kecurangan
        Merupakan tanggung jawab manajemen, auditor intern hanya bertanggung jawab untuk menguji dan menilai kecukupan dan efektifitas tindakan manajemen
         Deteksi dan penemuan kecurangan
        Auditor intern harus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang kecurangan dan dapat mengidentifikasi kemungkinan terjadi kecurangan
Tanggung jawab auditor intern dalam area pengendalian kecurangan:
    1. Dalam penelaahan sistem, membantu menilai sejauh mana pencegahan dan penemuan kecurangan dipertimbangkan dengan wajar
    2. Berjaga jaga terhadap kemungkinan kecurangan dalam penelaahan aktivitas operasional dan penilaian konstruktif atas kemempuan manajerial
    3. Membantu pihak lain yang diberi tanggung jawab penyelidikan kecurangan aktual
    4. Melaksanakan penugasan khusus yang berhubungan dengan kecurangan bila diminta
Tanggung jawaban auditor ekstern:
         Audit umum (general audit) yang dilakukan untuk memberikan opini / pendapat atas laporan keuangan, tidak didesain untuk mengungkapkan ketidakberesan.
         Tanggung jawab auditor ekstern untuk kegagalan mendeteksi kecurangan timbul hanya apabila tidak mentaati standar auditing yang berlaku umum
         Berdasarkan statement on auditing standards (SAS) no 16 yang menyatakan:
“Auditor independend mempunyai tanggung jawab dengan keterbatasan yang melekat pada proses auditing, untuk merencanakan pengujian dan mencari kesalahan / ketidakberesan yang berpengaruh secara material atas laporan keuangan dan melakukan kemahiran secara profesional secara cermat dan seksama.”

Sumber : renny.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../Audit+Kecurangan.ppt

Tidak ada komentar:

Posting Komentar